1. Tehnik Memilih Media Pembelajaran
Tehnik pemilihan media pembelajaran seharusnya dilakukan oleh guru secara arif dan bijaksana. Hal itu mengingat perbedaan karakteristik setiap media dengan situasi dan kondisi lingkungan.
Soeparno menyebutkan ada delapan hal yang harus diperhatikan dalam memilih media pembelajaran. Kedelapan hal tersebut adalah sebagai berikut.
1. Hendaknya guru mengerti karakteristik setiap media, sehingga guru dapat mengetahui kesesuaian media tersebut dengan pesan atau informasi yang akan dikomunikasikan. Dengan mengetahui karakteristik setiap media itu guru juga akan dapat mengetahui keunggulan dan kekurangan setiap media.
2. Hendaknya guru memilih media yang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Misalnya, untuk melatih keterampilan menyimak ada baiknya kalau guru menggunakan atau memilih media radio atau rekaman. Untuk melatih keterampilan berbicara secara spontan akan sangat sesuai apabila guru memilih media gambar atau media flash card.
3. Hendaknya guru memilih media yang sesuai dengan metode yang dipergunakan. Misalnya, media flash card akan sesuai dengan metode latihan dan praktik.
4. Hendaknya guru dalam memilih media disesuaikan dengan materi yang akan dikomunikasikan.
5. Hendaknya guru dalam memilih media sesuai dengan keadaan siswa.
6. Hendaknya guru dalam memilih media memperhatikan atau mempertimbangkan situasi dan kondisi lingkungan tempat media dipergunakan.
7. Hendaknya guru dalam memilih media disesuaikan dengan kreativitas dan kemampuan guru.
8. Guru dalam memilih media hendaknya tidak berpegangan pada asumsi bahwa media itu baru atau hanya satu-satunya media yang dipunyai oleh guru.[1]
Sementara itu, Sudjana & Achmat Rivai mengemukakan lima kriteria memilih media. Kelima hal tersebut adalah sebagai berikut.
1. Ketepatan dengan tujuan pembelajaran.
2. Dukungan terhadap isi bahan pembelajaran.
3. Kemudahan memperoleh media.
4. Keterampilan guru dalam menggunakan media.
5. Media tersebut sesuai dengan tingkat berpikir siswa.[2]
Dengan pertimbangan-pertimbangan di atas, tentunya media yang disediakan oleh guru untuk mengajarkan suatu konsep harus bersifat Adaptable. Artinya media tersebut dapat diadaptasikan dan digunakan oleh guru secara representatif sesuai dengan situasi dan kondisi. Dengan demikian, media benar-benar membantu guru dan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.
[1] Soeparno, Media Pengajaran Bahasa, ( Jakarta: Intan Pariwara 1988) hal 10-11.
[2] Sudjana, Nana & Achmad Rivai. Media Pengajaran:Penggunaan dan Pembuatannya, (Bandung: CV.Sinar Baru 1997) . Hal. 5
Tehnik pemilihan media pembelajaran seharusnya dilakukan oleh guru secara arif dan bijaksana. Hal itu mengingat perbedaan karakteristik setiap media dengan situasi dan kondisi lingkungan.
Soeparno menyebutkan ada delapan hal yang harus diperhatikan dalam memilih media pembelajaran. Kedelapan hal tersebut adalah sebagai berikut.
1. Hendaknya guru mengerti karakteristik setiap media, sehingga guru dapat mengetahui kesesuaian media tersebut dengan pesan atau informasi yang akan dikomunikasikan. Dengan mengetahui karakteristik setiap media itu guru juga akan dapat mengetahui keunggulan dan kekurangan setiap media.
2. Hendaknya guru memilih media yang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Misalnya, untuk melatih keterampilan menyimak ada baiknya kalau guru menggunakan atau memilih media radio atau rekaman. Untuk melatih keterampilan berbicara secara spontan akan sangat sesuai apabila guru memilih media gambar atau media flash card.
3. Hendaknya guru memilih media yang sesuai dengan metode yang dipergunakan. Misalnya, media flash card akan sesuai dengan metode latihan dan praktik.
4. Hendaknya guru dalam memilih media disesuaikan dengan materi yang akan dikomunikasikan.
5. Hendaknya guru dalam memilih media sesuai dengan keadaan siswa.
6. Hendaknya guru dalam memilih media memperhatikan atau mempertimbangkan situasi dan kondisi lingkungan tempat media dipergunakan.
7. Hendaknya guru dalam memilih media disesuaikan dengan kreativitas dan kemampuan guru.
8. Guru dalam memilih media hendaknya tidak berpegangan pada asumsi bahwa media itu baru atau hanya satu-satunya media yang dipunyai oleh guru.[1]
Sementara itu, Sudjana & Achmat Rivai mengemukakan lima kriteria memilih media. Kelima hal tersebut adalah sebagai berikut.
1. Ketepatan dengan tujuan pembelajaran.
2. Dukungan terhadap isi bahan pembelajaran.
3. Kemudahan memperoleh media.
4. Keterampilan guru dalam menggunakan media.
5. Media tersebut sesuai dengan tingkat berpikir siswa.[2]
Dengan pertimbangan-pertimbangan di atas, tentunya media yang disediakan oleh guru untuk mengajarkan suatu konsep harus bersifat Adaptable. Artinya media tersebut dapat diadaptasikan dan digunakan oleh guru secara representatif sesuai dengan situasi dan kondisi. Dengan demikian, media benar-benar membantu guru dan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.
[1] Soeparno, Media Pengajaran Bahasa, ( Jakarta: Intan Pariwara 1988) hal 10-11.
[2] Sudjana, Nana & Achmad Rivai. Media Pengajaran:Penggunaan dan Pembuatannya, (Bandung: CV.Sinar Baru 1997) . Hal. 5
Related Post:
Kumpulan Skripsi
- Berbagai Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
- KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM
- Tujuan Pendidikan Agama Islam Di SMA
- Ruang Lingkup dan Tujuan Pendidikan Agama Islam
- Kreativitas Guru dalam Pengembangan Media Pembelajaran PAI
- Pengembangan Media Pembelajaran
- Tujuan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar
- Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar
- Konsep Dasar Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar
- MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
- Judul-Judul Skripsi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry
Ilmu Pendidikan
- PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENANAMAN NILAI DAN PEMBIASAAN
- NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM ISLAM
- KONTRIBUSI ISLAM ATAS DUNIA BARAT
- Hubungan Kreativitas dengan Prestasi Belajar Agama Islam
- Memilih Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
- Berbagai Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
- Model Belajar Kreatif
- KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM
- Tujuan Pendidikan Agama Islam Di SMA
- Ruang Lingkup dan Tujuan Pendidikan Agama Islam
- Kreativitas Guru dalam Pengembangan Media Pembelajaran PAI
- Pengembangan Media Pembelajaran
- Tujuan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar
- Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar
- Konsep Dasar Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar
- MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
- SKRIPSI INISIATIF GURU AGAMA DALAM MENUMBUHKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
- Sejarah dan Perkembangan Nasionalisme
- Pengertian dan Prinsip Pembelajaran
- Tujuan Pendidikan Agama Islam
- Studi Islam
- STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI SISWA DENGAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
- Pendidikan Islam
- Sejarah pembentukan hukum Islam sejak zaman Rasulullah SAW sampai zaman modern
0 komentar:
Posting Komentar